Selasa, 01 April 2014

Manusia dan Kebudayaan

A.   PENGERTIAN

Budaya adalah bentuk jamak dari kata budi dan daya yang berarti cinta, karsa, dan rasa. Kata budaya sebenarnya berasal dari bahasa Sanskerta budhayah yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa Inggris, kata budaya berasal dari kata culture, dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata cultuur, dalam bahasa Latin, berasal dari kata colera. Colera berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, mengembangkan tanah (bertani). Kemudian pengertian ini berkembang dalam arti culture, yaitu sebagai segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam. Berikut pengertian budaya atau kebudayaan dari beberapa ahli:
1) E. B. Taylor, budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat, dan kemampuan yang lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
2) R. Linton, kebudayaan dapat dipandang sebagai konfigurasi tingkah laku yang dipelajari dan hasil tingkah laku yang dipelajari, di mana unsur pembentuknya didukung dan diteruskan oleh anggota masyarakat lainnya.
3) Koentjaraningrat, mengartikan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, milik diri manusia dengan belajar.
4) Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, mengatakan bahwa kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
5) Herkovits, kebudayaan adalah bagian dan lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.
Dengan demikian, kebudayaan atau budaya menyangkut keseluruhan aspek kehidupan manusia baik material maupun non-material. Sebagian besar ahli yang mengartikan kebudayaan seperti ini kemungkinan besar sangat dipengaruhi oleh pandangan evolusionisme, yaitu suatu teori yang mengatakan bahwa kebudayaan itu akan berkembang dari tahapan yang paling sederhana menuju ke tahapan yang lebih kompleks.

B. MANUSIA
Dalam ilmu eksakta, manusia dipandang sebagai kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia), manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika), manusia merupakan makhluk biologisyang tergolong dalam golongan makhluk mamalia (biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi), manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik) makhluk yang berbudaya, sering disebut homo-humanus (filsafat), dan lain sebagainya.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia
1)   Manusia terdiri dari empat unsur terkait, yaitu
a. Jasad
b. Hayat
c. Ruh
d. Nafs
2)   Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur, yaitu :
a    a)  Id, merupakan libido murni,atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan   terkait dengan sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran (unconcious). Terkurung dari realitas dan pengaruh sosial, Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingsual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual, atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan.

b) Ego, merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain.


    c) Superego, merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas di dalam lingkungan luar diri, biasanya merupakan asimilasi dari pandangan-pandangan orang tua.

C. PERWUJUDAN KEBUDAYAAN
Beberapa ilmuwan seperti Talcott Parson (Sosiolog) dan al Kroeber (Antropolog) menganjurkan untuk membedakan wujud kebudayaan secara tajam sebagai suatu sistem. Di mana wujud kebudayaan itu adalah sebagai suatu rangkaian tindakan dan aktivitas manusia yang berpola. Demikian pula Jj. Honigmann dalam bukunya The World of Man (1959) membagi budaya dalam tiga wujud, yaitu: ideas, activities, and artifact. Sejalan dengan pikiran para ahli tersebut, Koentjaraningrat mengemukakan bahwa kebudayaan itu dibagi atau digolongkan dalam tiga wujud, yaitu:
1) Wujud sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai nilai, norma-norma, dan peraturan. Wujud tersebut menunjukkan wujud ide dari kebudayaan, sifatnya abstrak, tak dapat diraba, dipegang, ataupun difoto, dan tempatnya ada di alam pikiran warga masyarakat di mana ke-budayaan yang bersangkutan itu hidup. Kebudayaan ideal ini disebut pula tata kelakuan, hal ini menunjukkan bahwa budaya ideal mempunyai fungsi mengatur, mengendalikan, dan memberi arah kepada tindakan, kelakuan dan perbuatan manusia dalam masyarakat sebagai sopan santun. Kebudayaan ideal ini dapat disebut adat atau adat istiadat, yang sekarang banyak disimpan dalam arsip, tape, dan hardisc komputer. Kesimpulannya, budaya ideal ini adalah merupakan perwujudan dari kebudayaan yang bersifat abstrak.
2) Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat. Wujud tersebut dinamakan sistem sosial, karena menyangkut tindakan dan kelakuan berpola dari manusia itu sendiri. Wujud ini bisa diobservasi, difoto dan didokumentasikan karena dalam sistem sosial ini terdapat aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi dan berhubungan serta bergaul satu dengan lainnya dalam masyarakat. Lebih jelasnya tampak dalam bentuk perilaku dan bahasa pada saat mereka berinteraksi dalam pergaulan hidup sehari-hari di masyarakat. Kesimpulannya, sistem sosial ini merupakan perwujudan kebudayaan yang bersifat konkret, dalam bentuk perilaku dan bahasa.

3) Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia. Wujud yang terakhir ini disebut pula kebudayaan fisik. Di mana wujud budaya ini hampir seluruhnya merupakan hasil fisik (aktivitas perbuatan, dan karya semua manusia dalam ma-syarakat). Sifatnya paling konkret dan berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan difoto yang berwujud besar ataupun kecil. Contohnya: Candi Borobudur (besar), kain batik, dan kancing baju (kecil), teknik bangunan misalnya, cara pembuatan tembok dengan fondasi rumah yang berbeda bergantung pada kondisi. Kesimpulannya, kebudayaan fisik ini merupakan perwujudan kebudayaan yang bersifat kon-kret, dalam bentuk materi/artefak.

D. SUBSTANSI (ISI) UTAMA BUDAYA
Substansi (isi) utama kebudayaan merupakan wujud abstrak dan segala macam ide dan gagasan manusia yang bermunculan di dalam masyarakat yang memberi jiwa kepada masya-rakat itu sendiri, baik dalam bentuk atau berupa sistem pengetahuan, nilai, pandangan hidup, kepercayaan, persepsi, dan etos kebudayaan.
1. Sistem Pengetahuan
Sistem pengetahuan yang dimiliki manusia sebagai makhluk sosial merupakan suatu akumulasi dari perjalanan hidupnya dalam hal berusaha memahami:
a. Alam sekitar;
b. Alam flora di daerah tempat tinggal;
c. Alam fauna di daerah tempat tinggal;
d. Zat-zat bahan mentah, dan benda-benda dalam lingkungannya
e. Tubuh manusia;
f. Sifat-sifat dan tingkah laku sesama manusia;
g. Ruang dan waktu.
Untuk memperoleh pengetahuan tersebut di atas manusia melakukan tiga cara, yaitu:
a) Melalui pengalaman dalam kehidupan sosial. Pengetahuan melalui pengalaman langsung ini akan membentuk kerangka pikir individu untuk bersikap dan bertindak sesuai dengan aturan yang dijadikan pedomannya.
b) Berdasarkan pengalaman yang diperoleh melalui pendidikan formal/resmi (di sekolah) maupun dari pendidikan non-formal (tidak resmi), seperti kursus kursus, penataran-pena-taran, dan ceramah.
c) Melalui petunjuk-petunjuk yang bersifat simbolis yang sering disebut sebagai komunikasi simbolis.

2. Nilai
Nilai adalah sesuatu yang baik yang selalu diinginkan, dicita-citakan dan dianggap pen-ting oleh seluruh manusia sebagai anggota masyarakat. Karena itu, sesuatu dikatakan me-miliki nilai apabila berguna dan berharga (nilai kebenaran), indah (nilai estetika), baik (nilai-moral atau etis), religius (nilai agama).

C. Kluchohn mengemukakan, bahwa yang menentukan orientasi nilai budaya manusia di dunia adalah lima dasar yang bersifat universal, yaitu:
a) Hakikat hidup manusia (MH)
b) Hakikat karya manusia (MK)
c) Hakikat waktu manusia (MW)
d) Hakikat alam manusia (MA)
e) Hakikat hubungan antarmanusia (MM)


3. Pandangan Hidup
Pandangan hidup merupakan pedoman bagi suatu bangsa atau masyarakat dalam men-jawab atau mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya. Di dalamnya terkandung konsep nilai kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu masyarakat. Oleh karena itu, pandangan hidup merupakan nilai-nilai yang dianut oleh suatu masyarakat dengan dipilih secara selektif oleh individu, kelompok, atau bangsa.

4. Kepercayaan
Kepercayaan yang mengandung arti yang lebih luas daripada agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Pada dasarnya, manusia yang memiliki naluri untuk meng-hambakan diri kepada yang Mahatinggi, yaitu dimensi lain di luar diri dan lingkungannya, yang dianggap mampu mengendalikan hidup manusia. Dorongan ini sebagai akibat atau refleksi ketidakmampuan manusia dalam menghadapi tantangan-tantangan hidup, dan hanya yang Mahatinggi saja yang mampu memberiikan kekuatan dalam mencari jalan keluar dari perma-salahan hidup dan kehidupan.
5. Persepsi
Persepsi atau sudut pandang ialah suatu titik tolak pemikiran yang tersusun dari sepe-rangkat kata-kata yang digunakan untuk memahami kejadian atau gejala dalam kehidupan.
Persepsi terdiri atas:
1) persepsi sensorik, yaitu persepsi yang terjadi tanpa menggunakan salah satu indra 
    manusia;
2) persepsi telepati, yaitu kemampuan pengetahuan kegiatan mental individu lain;
3) persepsi clairvoyance, yaitu kemampuan melihat peristiwa atau kejadian di tempat 
   lain, jauh dari tempat orang yang bersangkutan.

6. Etos Kebudayaan
Etos atau jiwa kebudayaan (dalam antropologi) berasal dan bahasa Inggris berarti watak khas. Etos sering tampak pada gaya perilaku warga misalnya, kegemaran-kegemaran warga masyarakatnya, serta berbagai benda budaya hasil karya mereka, dilihat dari luar oleh orang asing. Contohnya, kebudayaan Batak dilihat oleh orang Jawa, sebagai orang yang agresif, kasar, kurang sopan, tegas, konsekuen, dan berbicara apa adanya. Sebaliknya kebudayaan Jawa dilihat oleh orang Batak, bahwa watak orang Jawa memancarkan keselarasan, kesuraman, ketenangan yang berlebihan, lamban, tingkah laku yang sukar ditebak, gagasan yang berbelit-belit, feodal, serta diskriminasi terhadap tingkatan sosial.
E. SIFAT – SIFAT BUDAYA
Kendati kebudayaan yang dimiliki oleh setiap masyarakat itu tidak sama, seperti di Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang berbeda, tetapi setiap kebu-dayaan mempunyai ciri atau sifat yang sama. Sifat tersebut bukan diartikan secara spesifik, melainkan bersifat universal. Di mana sifat-sifat budaya itu akan memiliki ciri ciri yang sama bagi semua kebudayaan manusia tanpa membedakan faktor ras, lingkungan alam, atau pendidikan. Yaitu
sifat hakiki yang berlaku umum bagi semua budaya di mana pun.
Sifat hakiki dari kebudayaan tersebut antara lain:
1. Budaya terwujud dan tersalurkan dari perilaku manusia.
2. Budaya telah ada terlebih dahulu daripada lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan.
3. Budaya diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya.
4. Budaya mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban, tindakan-tindakan
yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang, dan tindakan-tindakan yang
diizinkan.

F. SISTEM BUDAYA
Sistem budaya merupakan komponen dari kebudayaan yang bersifat abstrak dan terdiri dari pikiran-pikiran, gagasan, konsep, serta keyakinan, dengan demikian sistem kebudayaan merupakan bagian dari kebudayaan yang dalam bahasa Indonesia lebih lazim disebut sebagai adat istiadat. Dalam adat istiadat terdapat juga sistem norma dan di situlah salah satu fungsi sistem budaya adalah menata serta menetapkan tindakan-tindakan dan tingkah laku manusia.
Dalam sistem budaya ini terbentuk unsur-unsur yang saling berkaitan satu dengan lainnya. Sehingga tercipta tata kelakuan manusia yang terwujud dalam unsur kebudayaan sebagai satu kesatuan.
Unsur pokok kebudayaan (menurut Bronislaw Malinowski):

G. KEPRIBADIAN BANGSA TIMUR
Francis L.K Hsu, sarjana Amerika keturunan Cina yang mengkombinasikan dalam dalam dirinya keahlian di dalam ilmu antropologi, ilmu psikologi, ilmu filsafat dan kesusastraan cina klasik.
Ilmu psikologi yang memang berasal dan timbul dalam masyarakat Barat, dimana konsep individu itu mengambil tempat yang amat penting. Biasanya menganalisis jiwa manusia dengan terlampaui banyak menekan kepada pembatasan konsep individu sebagai kesatuan analisis tersendiri.
Untuk menghindari pendekatan terhadap jiwa manusia itu, hanya sebagai subyek yang terkandung dlam batas individu yang terisolasi, maka Hsu telah mengembangkan suatu konsepsi, bahwa dalam jiwa manusia sebagai makhluk sosial budaya itu mengandung delapan daerah yang seolah-olah seperti lingkaran-lingkaran konsentris sekitar dan pribadi.

H. PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa Cultural Determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukkan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki masyarakat itu.
Herkovis memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang superorganic, karena kebudayaan yang turun temurun dari generasi ke generasi hidup terus. Dalam sehari-hari istilah kebudayaan sering diartikan sama dengan kesenian, terutama seni suara dan seni tari.
Kebudayaan dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya.”.
E.B.Tylor (1871) mendefinisikan bahwa kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan sebagai anggota masyarakat.
Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi merumuskan kebudayaan sebagai semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Sutan Takdir Alisyahbana mengatakan bahwa kebudayaan adalah manifestasi dari cara berpikir.

I.   UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Beberapa orang Sarjana, telah mencoba merumuskan unsur-unsur pokok kebudayaan. Seperti Melville J. Herkovits mengajukan pendapatnya tentang unsur kebudayaan menmpunyai empat unsur, yaitu alat-alat teknologi, sistem ekonomi, keluarga dan kekuatan politik. Sedangkan Broinslaw Malinowski mengatakan unsur-unsur itu terdiri dari sistem norma, organisasi ekonomi, alat-alat atau lembaga ataupun petugas pendidikan, dan organisasi kekuatan.
C.Kluckhohn dalam karyanya berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan ada tujuh kebudayaan universal,yaitu :
1.      Sistem Religi (sistem kepercayaan), merupakan produk manusia sebagai homo relogieus.
2.      Sistem Organisasi Kemasyarakatan, merupakan produk dari manusia sebagai homo socius.
3.      Sistem Pengetahuan, merupakan produk manusia sebagai homo sapiens.
4.      Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi, merupakan produk manusia sebagai homo economicus.
5.      Sistem Teknologi dan Peralatan, merupakan produk dari manusia sebagai homo faber.
6.      Bahasa, merupakan produk dari manusia sebagai homo longuens.
7.      Kesenian, merupakan hasil dari manusia sebagai homo aesteticus.

J. WUJUD KEBUDAYAAN
Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu,
1.      Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia
Wujud ini disebut sistem budaya, sifatnya abstrak, tidak dapat dilihat, dan berpusat dalam alam pikiran warga masyarakat dimana kebudayaan bersangkutan hidup.
2.      Kompleks aktivitas
Berupa aktivitas manusia yang saling berinteraksi, bersifat konkret, dapat diamati atau diobservasi. Wujud ini disebut sistem sosial yang terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang berinteraksi, berhubungan serta bergaul satu sama lain dari waktu ke waktu.
3.      Wujud sebagai benda.
Aktivitas manusia yang saling berinteraksi tidak lepas dari berbagai penggunaan peralatan sebagai hasil karya manusia untuk mencapai tujuannya.

K. ORIENTASI NILAI BUDAYA
Menurut C.Kluckhohn dalam karyanya Variation in Value Orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu :
aa)      Hakekat hidup manusia (MH)
bb)      Hakekat karya manusia (MK)
cc)      Hakekat waktu manusia (WM)
dd)      Hakekat alam manusia (MA)
ee)      Hakekat hubungan manusia (MN)

L. PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Tidak ada kebudayaan yang statis, semua kebudayaan mempunyai dinamika dan gerak. Gerak kebudayaan sebenarnya adalah gerak manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal :
·         Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri.
·         Sebab-sebab perubahan lingkungan alam dan fisik tempat mereka hidup.
Perubahan ini, selain karena jumlah penduduk dan komposisinya, juga karena adanya difusi kebudayaan, penemuan-penemuan baru, khususnya teknologi dan inovasi.
Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalamsuatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap-sikap dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Perubahan kebudayaan adalah perubahan yang terjadi dalam sistem ide yang dimiliki bersama oleh para warga masyarakat atau sejumlah warga masyarakat yang bersangkutan, antara lain aturan-aturan, norma-norma yang digunakan sebagai pegangan dalam kehidupan, juga teknologi, selera, rasa keindahan (kesenian), dan bahasa.
Beberapa factor yang mempengaruhi diterima atau tidaknya suatu unsure kebudayaan baru, antara lain:
·         Terbatasnya masyaratak memiliki hubungan atau kontak dengan kebudayaan dan dengan orang-orang yang berasal dari luar masyarakat tersebut.
·         Jika pandangan hidup dan nilai-nilai yang dominant dalam suatu kebudayaan ditentukan oleh nilai-nilai agama dan ajaran ini terjalin erat dalam keseluruhan pranata yang ada, maka penerimaan unsure baru itu mengalami hambatan dan harus disensor dulu oleh berbagai ukuran yang berlandasan ajaran agama yang berlaku.
·         Corak struktur social suatu masyarakat turut menentukan proses penerimaan kebudayaan baru.
·         Suatu unsure kebudayaan diterima jika sebelumnya sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadikan landasan bagi diterimanya unsur kebudayaan yang baru tersebut.
·         Apabila unsur yang baru itu memiliki skala kegiatan yang terbatas, dan dapat dengan mudah dibuktikan kegunaannya oleh warga masyarakat yang bersangkutan.


M. KAITAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.
Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain, proses dialektis tercipta melalui tiga tahap, yaitu :
1.      Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2.       Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif.
3.      Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disegrap kembali oleh manusia.
Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat atu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan.

Sabtu, 16 November 2013

Diskriminasi

Hai kawan berjumpa lagi dengan saya hahaha, kali ini saya akan membahas tentang Diskriminasi, secara bahasa Diskriminasi berasal dari bahasa inggris “Discriminate” yang berarti membedakan. Dan dalam bahasa Arab istilah Diskriminasi di kenal dengan Al-Muhabbah ( المحا با ة ) yang artinya membedakan kasih antara satu dengan yang lain atau pilih kasih. Kosa kata Discriminate ini kemudian diadopsi menjadi kosa kata bahasa Indonesia “Diskriminasi” yaitu suatu sikap yang membeda-bedakan orang lain berdasarkan suku, agama, ras, dan lain sebagainya. Diskriminasi dapat dilakukan oleh individu, kelompok, atau kebijakan dan praktik organisasi.

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah tidak pernah melihat kepada tubuh-mu, atau parasmu , akan tetapi Dia melihat kepada hati dan kelakuanmu.”

Diskriminasi dibagi menjadi 2 yaitu :
1.   Diskriminasi langsung. Terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
2.   Diskriminasi tidak langsung. Terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.

Dengan kata lain, sikap diskriminasi ialah sesuatu yang harus kita hindari, karena dapat menyebabkan perpecahan antar umat manusia di bumi. Untuk menghindari sikap diskriminasi, maka setiap kita harus mengedepankan sikap musawah. Sikap ini cukup urgen dalam kehidupan modern, sikap ini bertujuan untuk menciptakan rasa kesejajaran, persamaan, dan kebersamaan serta penghargaan setiap manusia sebagai makhluk Allah SWT. Pengakuan terhadap persamaan harkat, martabat, derajat kemanusiaan merupakan perwujudan keimanan (tauhid) seseorang dan akan membawa pada tingkat ketaqwaan yang tinggi.

Pengelompokan dan solidaritas dipandang Al-Qur’an sebagai fitrah, sunatullah yang tidak akan berubah. Firman Allah SWT :
لهم البشرى في الحياة الدنيا وفي الآخرة لا تبديل لكلمات الله ذلك هو الفوز العظيم
“Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.” (QS Yunus: 64)
           
Demikian pula di tegaskan Allah SWT, dalam Al-Qur’an :
“Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya Allah yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha mengenal. ( Q.S. Al-Hujarat/49 :13 )”

Senin, 04 November 2013

Manusia dan Keindahan(Puisi)

Keindahan adalah salah satu yang menakjubkan
Salah satu karunia tuhan
Salah satu ciptaan tuhan
Salah satu yang harus kita lestarikan

Saat aku terbangun dari tidur ku
Aku melihat keindahan dari kamarku
Saat aku keluar rumah
Aku melihat keindahan dari dunia nan megah

Disaat aku menatap wajahnya
Aku melihat keindahan darinya
Disaat aku terdiam dalam bayang-bayang
Aku melihat keindahan dari orang yang aku sayang

Apalah arti kata keindahan
Jika manusia hanya ingin kehancuran
Apalah arti kata keindahan
Tanpa adanya kesadaran

Manusia butuh yang namanya keindahan
Layakanya bumi yang butuh sinar rembulan
Manusia butuh yang namanya keindahan
Layaknya tanah yang butuh air hujan

Aku bersyukur kepada tuhan
Yang telah memberikanku arti keindahan
Tanpanya keindahan hanya kata-kata kiasan
Yang hilang ditelan oleh zaman





Rabu, 30 Oktober 2013

Tugas manusia dan cinta kasih

Karena kamu aku menjadi seperti ini
Engkau ibarat Internet yang membuat aku menjadi lupa diri
Ketika aku memandangmu, aku jatuh cinta di pandangan pertama
Aku tidak mengerti dengan perasaanku ini
Karena kamu aku selalu memikirkan tentang kamu setiap malam
Awalnya aku tidak ada rasa apapun kepadamu
Terkadang aku cemburu jika kau bersama dengan laki-laki lain
Tapi mengapa hatiku tak rela jika kau jauh dariku
Rasa ini pun berubah dan rasa sayang itu pun muncul
Apakah ini yang disebut dengan cinta ?
Senyummu bagaikan “Starfall” milik “Mirana (hero DotA)”
Membuatku terpesona, menghiasi hari-hariku dan menemani setiap detak jantungku
Aku suka dengan gayamu, rambutmu, dan matamu
Kamu itu beda dengan wanita yang lain, kamu dewasa, pintar, cantik, manis dan baik
Setiap aku melihatmu hatiku berdebar-debar seakan waktu berhenti ketika aku melihatmu
Aku selalu menunggu kapan waktu yang tepat untuk mengatakannya
Tuhan tolong beritahu dia tentang apa yang kini aku rasakan

Berulang kali aku ingin menyatakan isi hatiku
Namu aku masih ragu
Andai aku tahu bagaimana cara mengungkapkannya kepadamu
Jika kau tahu dengan perasaanku ini, apa tanggapan kamu terhadapku ?
Dan jika suatu hari memberitahu kebenaran tentang perasaanku kepada mu, apakah kau akan menerima ku ?
Pujaan hatiku, jika suatu hari kau menerima cintaku
Aku akan berputar-putar layaknya “Mogul Khan (hero DotA)” karena senangnya hatiku

Dan lebih baik aku tersambar petir “Zeus” atau meledakan diriku dengan "Suicide" milik “Techies (Hero DotA) daripada mendengar kau sudah dimiliki oleh orang lain.

Sabtu, 12 Oktober 2013

BAHASA PEMROGRAMAN BASIC dengan QBASIC

        Modul 1
        DASAR-DASAR QBASIC

        Bahasa BASIC dibuat oleh John G.Kemmeny dan Thomas E.Kurtz lebih
        dari 20 tahun yang lalu dan merupakan bahasa tingkat tinggi yang
        relatif mudah dipelajari dan dimengerti.

        Dalam perkembangannya , Bahasa BASIC dikembangkan dalam dua
        jenis, yaitu interpreter dan compiler. Interpreter seperti GW-
        BASIC pada sistem operasi MS-DOS, maupun BASICA pada sistem
        operasi PC-DOS, sedangkan salah satu compilernya yang terkenal
        adalah Quick BASIC  yang dilengkapi dengan sistem pemrograman
        yang terstruktur, Quick Library, on-line help yang terpadu,
        editor yang efisien (bisa merapikan teks serta memberitahukan
        kesalahan syntax penulisan suatu perintah)


        MENGAKTIFKAN QUICK BASIC

        Untuk mengaktifkan Quick BASIC diperlukan sistem Quick BASIC yang
        minimal terdiri dari file QB.EXE/QBasic.EXE. Jika kita telah
        memiliki file tersebut tinggal diberi perintah QB pada Dos
        Prompt.

        Contoh

        A>QB <Enter>

        atau

        A>QBasic <Enter>

        Setelah pemberian perintah tersebut, pemakai akan dihadapkan
        kepada suatu editor sebagai tempat pengetikan program yang akan
        dikembangkan. Dibagian atas editor terdapat perintah menu yang
        dapat diaktifkan dengan Tombol Alt disertai huruf depan dari
        masing-masing pilihan.

           File
        /------------------\
        | New Program      | memulai program baru
        | Open Program...  | memuat program dari diskette ke RAM
        | Save             | menyimpan program ke diskette (file *.BAS)
        | Save As...       | menyimpan program ke nama yang lain
        |------------------|
        | Print...         | mencetak program ke printer
        |------------------|
        | Exit             | keluar ke Dos permanen
        \------------------/

          Edit
        /----------------------\
        | Undo   Alt+Backspace | membatalkan perubahan terakhir
        | Cut        Shift+Del | memotong tulisan Blok ke ClipBoard
        | Copy        Ctrl+Ins | menduplikasi tulisan Blok ke ClipBoard
        | Paste      Shift+Ins | menyisip ClipBoard ke posisi Kursor
        | Clear            Del | menghapus tulisan yang di Blok
        |----------------------|
        | New SUB...           |
        | New FUNCTION...      |
        \----------------------/

          Options
        /-----------------\
        | Display...      | mengatur tampilan layar
        | Help Set Path   | mengatur default Dos Path
        | Syntax Checking | mengatur keaktifan pemeriksaan Syntax
        \-----------------/

          Run
        /---------------------\
        | Start      Shift+F5 | menjalankan program yang aktif
        | Restart             | mereset memory program
        | Continue         F5 | melanjutkan program yang terhenti
        \---------------------/

        MEMBUAT PROGRAM PADA QUICK BASIC

        Apa yang dimaksud dengan pemrogram komputer ?

        Pemrograman komputer berarti anda memberitahukan kepada komputer
        ada yang anda ingin dia lakukan. Untuk memberitahukan komputer
        apa yang harus dia lakukan, anda membutuhkan kata-kata khusus
        (special words). Kata-kata ini disebut sebagai kata-kata kunci
        (key words). Ketika anda menempatkan kata-kata kunci ini dalam
        program anda sehingga kelihatan seperti kode khusus (special
        code) yang disebut sebagai CODE dan pekerjaan menulis program
        disebut CODING.


        KATA, DATA, PERINTAH, dan FUNGSI BANTU merupakan komponen utama
        suatu program yang saling berinteraksi. Pembuatan program dalam
        Quick BASIC tidak terlepas dari keempat komponen di atas dalam
        baris-baris perintah yang berkapasitas maksimum 256 character
        yang mencakup identitas baris, perintah, dan kata-kata(Remark).
        Identitas baris bisa berupa nomor baris (0-65529) [menjaga
        kompatibilitas dengan GWBASIC maupun BASICA], dan bisa berupa
        label dengan ketentuan :

        - Maksimum 40 character, dimulai dengan huruf A..Z, diakhiri
        dengan tanda :
        - huruf besar/kecil sama, tidak sama dengan reserved word, dan
        tidak pakai spasi

        Setiap proses yang berhubungan dengan pengolahan data biasanya
        memerlukan tempat penampung sementara dalam memory yang disebut
        variabel dan dalam pengolahannya diperlukan operator dan fungsi
        bantu.

        Jenis Type Variabel pada Quick Basic :
        /--------------------------------------------------------------------------\
        |Data Type                  |Suffix|Maximum         |Minimum         | Size|
        |--------------------------------------------------------------------------|
                                    |      |                |                |
        |Strings                    |   $  | 32,767 chars.  | 0 chars.       |     |
        |Integers                   |   %  | 32,767         |-32,768         |  2  |
        |Long Integers              |   &  | 2,147,483,647  |-2,147,483,648  |  4  |
        |Single (7-digit) precision |   !  |+3.402823 E+38  |+1.401298 E-45  |  4  |
                                            _                _
        |Double (15-digit) precision|   #  |+1.7976931 D+308|+4.940656 D-324 |  8  |
                                            _                _
        |User-Defined Data Types    |----------------------------------------------/
        \---------------------------/

        Nama variabel juga memiliki ketentuan antara lain :
        - Maksimum 40 character, diawali dengan huruf A..Z, diakhiri
        dengan $, %, &, !, # untuk menunjukan type
        - Tidak boleh sama dengan reserved word, tidak boleh pakai spasi
        dan spesial character.

        Operator pada Quick BASIC dibagi atas 5 jenis, antara lain :

        1. Arithmetic operators : melakukan tugas perhitungan
        /--------------------\   /----------------------------\
        |Operator|Kegunaan   |   |Operator|Kegunaan           |
        |--------------------|   |----------------------------|
                 |                        |
        |   ^    | Pangkat   |   |   \    | Pembagian integer |
        |   -    | Negatif   |   |  MOD   | Sisa bagi         |
        |   *    | Perkalian |   |   +    | Penjumlahan       |
        |   /    | Pembagian |   |   -    | Pengurangan       |
        \--------------------/   \----------------------------/

        2. Relational operators : membandingkan strings dan nilai numerik
        /--------------------------------------\
        |Operator|Kegunaan                     |
        |--------------------------------------|
        |   =    | Sama dengan                 |
        |  <>    | Tidak sama dengan           |
        |   <    | Lebih kecil                 |
        |   >    | Lebih besar                 |
        |  <=    | Lebih besar atau sama dengan|
        |  >=    | Lebih kecil atau sama dengan|
        \--------------------------------------/

        Relational operators akan menghasilkan dua kemungkinan nilai
        yaitu -1 jika benar dan 0 jika salah.

        3. Logical operators     : test kondisi dan manipulasi bits
        /-----------------------------------------------------\
        |Expresi1|Expresi2| NOT | AND | OR  | XOR | EQV | IMP |
        |-----------------------------------------------------|
                 |        |     |     |     |     |     |
        |    T   |    T   |  F  |  T  |  T  |  F  |  T  |  T  |
        |    T   |    F   |  F  |  F  |  T  |  T  |  F  |  F  |
        |    F   |    T   |  T  |  F  |  T  |  T  |  F  |  T  |
        |    F   |    F   |  T  |  F  |  F  |  F  |  T  |  T  |
        \-----------------------------------------------------/

        Functional operators  : operator pelengkap
        String operators      : mengabung (+), dan membandingkan String

        PERINTAH DASAR INPUT OUTPUT

        Komputer hanya melaksanakan apa yang diperintahkan pemrogram.
        Jadi, dalam membuat program untuk menyelesaikan suatu masalah,
        kita harus tahu cara penyelesaiannya. Untuk itu diperlukan tahap-
        tahap dalam menyelesaikan masalah tersebut.

        INPUT dan OUTPUT merupakan awal dan  akhir  pengolahan suatu
        data. Tanpa proses INPUT, kita tidak dapat memperoleh data untuk
        diolah dan data-data yang telah selesai diolah tidak akan berarti
        tanpa proses OUTPUT.

        Syntax :
          INPUT [;]["Prompt"{,|;}], Var list
          PRINT [expresion list {,|;}]

        Contoh 1 :
             REM Program mencari Isi Bujursangkar
             INPUT "MASUKKAN SISI BUJURSANGKAR   :",S
             ISI = S * S
             PRINT "ISI DARI BUJURSANGKAR ADALAH :",ISI
             END

        Contoh 2 :
             REM Program Isi Data
             INPUT "MASUKKAN NAMA ANDA            ";NM$
             INPUT "MASUKKAN UMUR ANDA            ";UR%
             INPUT "MASUKKAN TGL,BLN,THN HARI INI ";TG%,BL%,TH%
             PRINT "NAMA    : ";NM$
             PRINT "UMUR    : ";UR%
             PRINT "TANGGAL : ";TG%
             PRINT "BULAN   : ";BL%
             PRINT "TAHUN   : ";TH%
             END

        Catatan :
        Untuk memberi keterangan pada program dapat digunakan REM atau '

        LATIHAN

        1. Aktifkan QBasic.EXE, dan anda akan dihadapkan pada suatu
        WELCOME dialog box, tekan Esc untuk mengabaikannya. Selanjutnya
        anda akan melihat lingkungan kerja QBasic yang terbagi atas dua
        bagian : Bagian atas adalah "Jendela Editor" dan Bagian bawah
        adalah "Jendela Immedietly".

        2. Perhatikan letak kursor sekarang (pada Jendela Editor), tekan
        function key (F6) untuk mengaktifkan Jendela Immedietly, dan (F6)
        sekali lagi untuk sebaliknya.

        3. Ketiklah ekspresi berikut pada jendela immedietly dengan
        diawali perintah print (?).

        Contoh :

        1+2

        diketik sebagai

        ? 1 + 2

        Ekspresi :     Hasilnya ?

        1 + 2          _____   Penjumlahan
        2 - 1          _____   Pengurangan
        2 * 3          _____   Perkalian
        5 / 2          _____   Pembagian
        5 \ 2          _____   mengapa ? ____________ Pembagian bulat
        5 Mod 2        _____   mengapa ? ____________ Sisa bagi
        3^2            _____   Pangkat
        1+2*6^2/4-1    _____   Urutan operasi
        (1+2)*6^2/4-1  _____   Prioritas operasi

        Tuliskan kesimpulan anda tentang :
        1. Pembagian bulat ____________________________________________
        2. Sisa bagi __________________________________________________
        3. Urutan operasi _____________________________________________
        4. Prioritas operasi __________________________________________

        1 > 2          _____   lebih besar
        1 < 1          _____   lebih kecil
        2 = 2          _____   sama dengan
        2 >= 2         _____   lebih besar atau sama
        1 <= 2         _____   lebih kecil atau sama
        3 <> 3         _____   tidak sama dengan

        Mengapa True (-1) dan False (0) ?

        (1 > 2)  and (2 = 2)  _____ Operasi And
        (1 > 2)  and (1 < 2)  _____ Operasi And
        (1 < 2)  and (2 = 2)  _____ Operasi And
        (3 <> 2) and (1 > 2)  _____ Operasi And

        (1 > 2)  and (2 = 2)  _____ Operasi Or
        (1 > 2)  and (1 < 2)  _____ Operasi Or
        (1 < 2)  and (2 = 2)  _____ Operasi Or
        (3 <> 2) and (1 > 2)  _____ Operasi Or

        (1 > 2)  Xor (2 = 2)  _____ Operasi Xor
        (1 > 2)  Xor (1 < 2)  _____ Operasi Xor
        (1 < 2)  Xor (2 = 2)  _____ Operasi Xor
        (3 <> 2) Xor (1 > 2)  _____ Operasi Xor

        (1 > 2)  Eqv (2 = 2)  _____ Operasi Eqv
        (1 > 2)  Eqv (1 < 2)  _____ Operasi Eqv
        (1 < 2)  Eqv (2 = 2)  _____ Operasi Eqv
        (3 <> 2) Eqv (1 > 2)  _____ Operasi Eqv

        (1 > 2)  Imp (2 = 2)  _____ Operasi Imp
        (1 > 2)  Imp (1 < 2)  _____ Operasi Imp
        (1 < 2)  Imp (2 = 2)  _____ Operasi Imp
        (3 <> 2) Imp (1 > 2)  _____ Operasi Imp

        Not (1 > 2)           _____ Operasi Imp
        Not (2 > 2)           _____ Operasi Imp

        Not (1 > 2) Or (2 = 2) And (3 < 2) ______ Urutan operasi

        Tuliskan kesimpulan anda tentang urutan operasi pada operator
        logika.

        4. Ketiklah ekspresi berikut pada jendela immedietly :

        A   = 123
        B   = 1234567890
        C%  = 32767
        D%  = 100000         Overflow, mengapa ?
        D&  = 100000
        E$  = "Indoprog"
        F$  = 123            Type mismatch, mengapa ?
        G   = "hendra"       Type mismatch, mengapa ?
        H_1 = 123            expected : end-of-statement, mengapa ?
        nilai ujian = 90     Syntax error, mengapa ?
        next = 5             expected : variable or end-of-statement ?
        cls  = 6             expected : variable or end-of-statement ?

        A%  = 1.2            Berapa nilai A% ?
        A%  = 1.5            Berapa nilai A% ?

        Tuliskan kesimpulan anda tentang variabel dan nama variabel

        5. Ketiklah ekspresi berikut pada jendela immedietly dengan
        diawali perintah print (?).

        1 + 1                ______
        1 + "100"            Type mismatch, mengapa ?
        "A" + "B"            ______

        Tuliskan kesimpulan anda operator pada type data.

        6. Ketiklah statement berikut pada jendela immedietly

        Print "Untuk kemajuan Indonesia"

        Hasilnya : __________________________________


        Print "Untuk","kemajuan","Indonesia"

        Hasilnya : __________________________________


        Print "Untuk";"kemajuan";Indonesia"

        Hasilnya : __________________________________


        Print "Untuk"
        Print "Kemajuan"
        Print "Indonesia"
        Hasilnya : _____________
                   _____________
                   _____________

        Print "Untuk";
        Print "Kemajuan";
        Print "Indonesia"

        Hasilnya : __________________________________


        Print 1,2,3

        Hasilnya : __________________________________, mengapa ?


        Print 1;2;3

        Hasilnya : __________________________________, mengapa ?


        Print tab(10),"Hendra";tab(30);"Wijaya"

        Hasilnya : __________________________________, mengapa ?



        Input nama$
        print nama$

        Hasilnya :? Hendra
                  __________________________________


        Input "Masukkan nama :", nama$
        print nama$

        Hasilnya :Masukkan nama : Hendra
                  __________________________________


        Input "Masukkan nama "; nama$
        print nama$

        Hasilnya :Masukkan nama ? Hendra

                  __________________________________


        Input "Masukkan nama "; nama
        print nama

        Hasilnya : Masukkan nama ? Hendra
                   Redo from start, mengapa ?

        6. Program anda yang pertama.

        Aktifkan ke jendela Editor
        Ketiklah CODE berikut :

        REM Program saya yang pertama
        CLS
        PRINT "Hello semua"
        END

        Simpan CODE diatas ke file Bab1F.Bas (gunakan menu File Save)

        Jalankan program diatas (gunakan menu Run Start atau tekan F5)

        7. Program dengan proses input/output

        Gunakan menu File New untuk memulai program baru
        Ketiklah CODE berikut :

        REM Program menghitung luas persegi panjang
        CLS
        INPUT "Masukkan sisi panjang :", panjang
        INPUT "Masukkan sisi lebar   :", lebar
        LUAS = panjang * lebar
        PRINT "Luas persegi panjang :", LUAS
        END

        Simpan CODE diatas ke file Bab1G.Bas

        8. Buatlah program menghitung luas lingkaran.

        9. Buatlah program konversi suhu Celcius ke Farenheit, Kelvin,
        Reamur.

        10. Beberapa perintah pengaturan INPUT OUTPUT

        Pada tulisan ini tidak diberikan contoh untuk memancing
        pertanyaan pada forum diskusi :).

        CLS
        Membersihkan layar dengan warna latar belakang

        COLOR textcolor[,textbackground[,border]]
        Mengatur warna tulisan, warna latar belakang, dan
        warna border layar. Adapun nomor warna yang disediakan :
        /----------------\ /----------------\ /----------------\ /------------------\
        |  # | Warna     | |  # | Warna     | |  # | Warna     | |  # | Warna       |
        |----------------| |----------------| |----------------| |------------------|
             |                  |                  |                  |
        |  0 | Hitam     | |  4 | Merah     | |  8 | Abu-abu   | | 12 | Merah muda  |
        |  1 | Biru      | |  5 | Magenta   | |  9 | Biru muda | | 13 | Magenta muda|
        |  2 | Hijau     | |  6 | Brown     | | 10 | Hijau muda| | 14 | Kuning      |
        |  3 | Cyan      | |  7 | Putih     | | 11 | Cyan muda | | 15 | Putih terang|
        \----------------/ \----------------/ \----------------/ \------------------/
        Warna tulisan dapat dibuat berkedip dengan menambahkan 16 pada
        nomor warna
        Warna latar belakang hanya dapat dipilih nomor 0 s/d 7
        Warna border dapat dipilih 0 s/d 15

        PRINT USING formatstring; expressionlist[{,|;}]
        Mencetak text dan variabel dengan format tertentu
        formatstring, ekspresi string yang mengatur format pencetakkan
        dengan picture sebagai berikut :
        /------------Characters Picture untuk mengatur format data numerik ------------\
        | #   Menentukan posisi digit            | -    Diletakan sesudah posisi digit |
        | .   Menentukan posisi Desimal          |      mencetak tanda untuk negatif   |
        | ,   Memunculkan pemisah ribuan,jutaan  | $$   Mencetak $ pada posisi kosong  |
        | +   Menentukan posisi tanda numerik    | **   Mencetak * pada posisi kosong  |
        |^^^^ Mencetak dalam  bentuk eksponensial| **$  Combinasi $ dan **             |
        |-------------------Characters Picture untuk mengatur format data string-------|
        | &   Mencetak seluruh string            | \  \  Mencetak n+2 character, dimana|
        | !   Mencetak huruf pertama dari String |       n adalah jumlah spasi \  \    |
        \------------------------------------------------------------------------------/

        WIDTH kolom,baris
        Mengatur lebar text layar  40 atau 80 kolom dan pada monitor EGA
        atau VGA mengatur jumlah baris layar 25,43,50 atau 60 (tergantung
        pada jenis monitor)

        LOCATE  [row] [,[col] [,[cursor] [,start [,stop]]]]
        Memindahkan kursor pada layar ke posisi baris dan kolom tertentu.
        cursor, nilai 0 cursor off, nilai 1 cursor on
        start, baris awal kursor 0 s/d 31
        stop, baris akhir kursor 0 s/d 31

        SPC(n)
        Meloncat sejumlah n spasi pada saat pencetakan dengan perintah
        print.

        TAB(n)
        Mencetak output ke kolom n yang ditentukan.

        VIEW PRINT baris_teratas To baris_terbawah
        Membatasi baris teratas dan terbawah layar untuk memunculkan
        tulisan.


        Oleh : Hendra, ST.


Jumat, 04 Oktober 2013

Cara membuat Blog kita anti dari copy paste

Membuat blog menjadi anti copy paste merupakan salah satu cara menjaga keamanan/privasi blog kita. Selain itu blog kita juga dapat memproteksi elemen-elemen atau widget di blog kita dari orang-orang jahil, misalnya memproteksi counter histats. Kali ini saya akan membahas mengenai trik mengatur blog menjadi supaya anti copy paste menggunakan sriptCara kerja script ini adalah menonaktifkan fungsi blok pada posting sehingga copy paste terhadap blog kita dapat diminimalisir. Baik langsung saja berikut cara mengubah blog menjadi anti copy paste :

  1. Login ke Blogger.
  2. Klik Template.
  3. Setelah itu klik tombol Edit HTML.
  4. Carilah script </head>, agar lebih cepat mencarinya tekan Ctrl + F, lalu ketikan </head>.
  5. Selanjutnya Copy script dibawah ini lalu paste di bawah text "</head>".
  6. <SCRIPT type="text/javascript">
    if (typeof document.onselectstart!="undefined") {
    document.onselectstart=new Function ("return false");
    }
    else{
    document.onmousedown=new Function ("return false");
    document.onmouseup=new Function ("return true");
    }
    </SCRIPT>
  7. Terakhir, Klik tombol "Simpan template" dan lihatlah hasilnya.

Rabu, 02 Oktober 2013

Apa itu masalah sosial ?

Menurut saya sendiri masalah sosial itu muncul akibat ketidaksamaan pendapat antar individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok yang dapat menimbulkan masalah serta memicu kepada keributan.

Kalau itu kan menurut saya yah, mari kita cari tahu apa itu masalah sosial menurut para ahli. cekidooottt....

Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.
Menurut Kornblum & Julian masalah sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan struktur sosial yang disebabkan karena tujuan individu dan tujuan kolektif tidak dapat diwujudkan.
Menurut Weinberg masalah sosial adalah kondisi yang dinyatakan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai oleh kalangan yang signifikan, dimana mereka sepakat dibutuhkannya suatu tindakan untuk merubah situasi tersebut.
Menurut Sullivan masalah sosial ada apabila suatu kelompok yang berpengaruh mendefinisikan kondisi sosial tertentu sebagai bertentangan dengan nilai, kondisi tersebut mempengaruhi sejumlah besar warga masyarakat.
Ernest Burgess, mengemukakan teori tentang masalah sosial dalam perkembangan sosiologi yang terdiri dari :
1. Masalah sosial sebagai patologi organik individual.
2. Masalah sosial sebagai patologi sosial.
3. Masalah sosial sebagai konflik-konflik nilai.
4. Masalah sosial sebagai proses.
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, kesenjangan ekonomi antar penduduk lokal dengan pendatang, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, ekslusifisme budaya, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dll.
4. Faktor Psikologis : Penyakit syaraf, aliran sesat, stres, dll.
Referensi :